Langsung ke konten utama

Postingan

Kasus Kematian Munir

Opini Latar Belakang Motif pembunuhan aktivis hak asasi manusia, Munir Said Thalid, pada 7 September 2004 masih misterius hingga kini. Ada dugaan Munir dibunuh karena memegang data penting seputar pelanggaran hak asasi manusia seperti pembantaian di Talang Sari, Lampung, pada 1989, penculikan aktivis 1998, referendum Timor Timur, hingga kampanye hitam pemilihan presiden 2004. Menurut mantan Deputi Bidang Perencanaan dan Pengendalian Operasi Badan Intelijen Negara Budi Santoso, pernah ada rapat internal lembaganya membahas Munir. Direktur Imparsial itu disebut akan menjual negara dengan data-datanya, yang ia bawa ke Belanda untuk studi hukum di Utrecht Universiteit. A.M Hendropriyono, Kepala BIN 2001-2004, sudah menyangkal lembaga yang dipimpinnya mengincar Munir. “Munir bukan orang yang membahayakan,” katanya. Hendro mengatakan tahun 2004 bahkan Munir sudah merapat ke kubu PDI Perjuangan yang dipimpin Megawati Soekarnoputri, presiden yang dekat dengannya. Suciwati, istr...

Tulisanmu Wasilahku

“Tuhan, ajari aku mengenal cinta sebagaimana orang-orang lain mengartikannya. Karena kata orang, dia adalah sumber segala-galanya…” Kau teramat indah bahkan lebih indah dari bintang yang bersinar berhiaskan kesetiaan, bercahaya kelembutan. Disetiap detak jantungmu bernafaskan kasih sayang yang membuatku tak berdaya. Aku selalu menanti tulisanmu, karena darimana lagi aku bisa tahu tentang apa yang sedang kamu rasakan, bila tidak dari sana. Aku selalu menunggu tulisanmu, karena darimana lagi aku bisa tahu tentang jalan pikiranmu, tentang masalah yang sedang kamu hadapi, atau tentang perasaan yang sedang kamu rasakan. Meski tulisanmu itu, tidak sepenuhnya mewakili perasaan, setidaknya aku tahu perasaanmu masih hidup untuk aku cintai. Aku selalu membaca tulisanmu, dari halaman satu hingga halaman yang aku yakin akan terus bertambah, karena dari mana lagi aku bisa mengenalmu lebih leluasa bila tidak dari sana. Aku harus menunggu sepia tau malam hari untuk lebih l...

Indonesia Dibawah Ancaman Ideologi Radikal

OPINI             Di dalam sifat universal sampai saat ini, dinamika kehidupan bermasyarakat Indonesia masih belum menunjukan suatu kondisi yang stabil pasca era reformasi. Tahapan transisi dan rezim otoriter menuju demokrasi konstitusional telah berjalan cukup lama, yakni 16 tahun. Meskipun demikian, hal itu belum juga mengalami akselerasi ke tahapan selanjutnya yaitu konsolidasi demokrasi. Padahal, tahapan konsolidasi demokrasi itulah yang menentukan apakah upaya membangun sebuah system demokratisasi konstitusional yang menjadi tujuan reformasi dapat diwujudkan atau gagal di tengah jalan.             Faktor internal seperti kondisi heterogenitas etnis, agama, kultur, dan kesenjangan ekonomi serta sosisal semakin memperbesar potensi masuknya ideologi-ideologi radikal. Pada tahun 2002, bangsa Indonesia tidak akan pernah lupa tragedi Bom Bali I di Paddy’s Pub dan Sari Cl...

Intelektual dan Kekuasaan

  OPINI           Munculnya bahasa kulturalisme, multikulturalisme, bahkan postkulturalisme yang baru tidak bisa dianggap hanya sebatas hiburan semata atas perkembangan dunia ini. Karena gambarannya tentang budaya dan perbedaan yang telah kita hadapi dimobilisasi dalam jumlah besar oleh kelompok-kelompok tertentu, yaitu para intelektual. Hal seperti ini sehingga membuat para intelektual secara khusus untuk memproduksi dan mengkonsumsi gambaran dunia multicultural yang baru diperiode ini.             Kenapa saya beropini seperti ini?, karena bahwasanya periode dibawah berbagai pertimbangan menandai sebuah masa pertumbuhan absolut dan relative yang mengesankan dalam kelompok social yang darinya para intelektual digambarkan sebagai, kelas menengah yang terdidik, sebuah kelompok yang maju, kelas terkemuka di seluruh dunia. Di daerah jajahan seperti Indonesia perkembangan ini meru...

Senja di penghujung februari

          Ada apa dengan langit dibulan februari?           kenapa dengan senja? tidak dengan sunset, siang, malam? Sebelumnya, walaupun tulisan saya baru sedikit yang baca dan tahu blog ini bahkan tidak ada yang tahu (hahaha) tapi akhir-akhir ini cukup menggelitik sehingga timbul pertanyaan dalam diri saya, Kenapa orang-orang saat ini sering sekali mengabadikan pemandangan senja, sajak secarik senja atau apalah yang berkaitan dengan senja secara bersamaan dan berskala?  Menurut jawaban dari sebagian orang disekitar saya, "Ooh tentu, orang belomba-lomba mengabadikan senja serasa siapa yang paling cepat mengunggah senja ialah penikmat senja yang hakiki. Entah mengapa senja dipenghujung bulan februari ini terasa lebih indah karena ia datang tidak sekali atau dua kali saja, bahkan hampir setiap harinya ia datang untuk menghiasi langit. Saya pribadi termasuk pengagum setia langit, menurut saya langit memiliki sisi religi...

KURAJUT CINTA INI HANYA BERSAMAMU

Malam berlalu laju..ketika pagi kunjung bertamu, ku sambut mentari pagi yang setia menyapa ku. Harap ku kau pun hadir bersama hangat nya mentari itu agar dapat ku rasa engkau bersama ku meskipun kita terpisah oleh jarak dan waktu. Setiamu menemani aku hingga aku terlena dalam buai syahdu mu. Semilir angin menyelimuti tubuh ku semakin dingin kurasa semakin tertekan jiwa ku, karena mu. Ketika ada cinta didalam, aku akan selalu menjadi kuat. Lalu ada sebuah alasan mengapa aku akan membuktikan padamu kita tetap bersama. Aku akan menjadi dinding yang melindungimu dari angin dan hujan, dari luka dan rasa sakit. Ketika itu adalah cinta yang buat aku akan menjadi api di malammu. Kemudian cinta yang kau ambil aku akan mempertahankannya, aku akan berjuang. Aku akan ada disana ketika kau membutuhkanku ketika kehormatan dalam pertaruhan.         Jangan cinta kita letakkan untuk beristirahan karena kita dapat bertahan untuk kau uji. Kita punya segalanya dan lebih dari yang kita ...

Biografi dan Pengalaman Ustad Wijayanto

BIOGRAFI DAN PENGALAMAN DR. H. AHMAD WIJAYANTO, MA Siapa sih yang tidak kenal dengan Ustadz Wijayanto? Ustadz yang terkenal dengan ceramah dan humor cerdasnya ini, pasti sudah banyak dikenal oleh semua khalayak. Ustadz Wijayanto juga identik dengan ceramahnya yang dicampur dengan komedi yang kritis, sesuai dengan realita yang ada. DR. H. Ahmad Wijayanto lahir di Solo tanggal 27 Desember 1968. Tinggi 165 cm dan berat badan 72 kg. Dia tinggal di Pesantren Bina Anak Sholeh, Jalan Wirosaban Barat Nomor 5, Umbulharjo Yogyakarta. Dia menikah pada tahun 1997 istrinya bernama Ulaya Ahdiani, Lahir pada tanggal25 Februari 1973. Memiliki 3 anak, anak pertama bernama Dzikrina Iffa Yohanida, lahir pada tanggal 6 Oktober 2001, anak kedua bernama Muhammad Nufail Naisaburi, lahir pada tanggal 8 Desember 2001, dan anak ketiga bernama Muhammad Naja El-Ghifari, lahir pada tanggal 11 Juli 2006 . Dia  menjadi Dosen Magister Manajemen Universitas Gadjah Mada Pengasuh Utama Pesantren Bina Anak...